Bisnis Waralaba Untuk Pemula ( Memulai Usaha step by step)

Bisnis Waralaba Untuk Pemula ( Memulai Usaha step by step)

Bagi pemula, bisnis waralaba memang terlihat sulit namun apabila kita cermati usaha waralaba atau yang kita kenal juga dengan franchise bisa kita jadikan acuan permulaan dalam memulai bisnis. sialhkan anda baca juga mengani peluang usaha waralaba disini. Entah lantaran dorongan semangat berbisnis atau kepepet karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan di perusahaan impian, yang jelas semangat memulai bisnis sendiri kian hari memang kian tumbuh subur seiring menjamurnya bisnis rumahan dan bisnis berskala kecil lain. Sayangnya, tak semua berakhir indah. Setiap saat, ada saja cerita soal pebisnis pemula yang terpaksa gulung tikar. Maklum saja, dunia bisnis memang penuh risiko. Salah langkah sedikit, bukannya untung tapi bisa buntung.


Berbisnis memang gampang-gampang susah, harus pandai melihat peluang, menjaga kepercayaan pelanggan dan yang lebih penting lagi giat berinovasi sehingga bisnis kian berkembang dan memberi keuntungan yang lebih besar. Rumitnya, pengetahuan ini tak seluruhnya bisa dipelajari di bangku sekolah atau perkuliahan. Agar lihai berenang tak cukup hanya dengan mempelajari teori bukan? Pelakunya harus berani terjun ke air.
Sebagian besar pengusaha ternama menghabiskan waktu mereka untuk menciptakan produk yang laku jual, merancang sistem kerja dan membentuk citra produk. Beberapa dari mereka membutuhkan waktu bertahun-tahun, bahkan tidak sedikit pula yang menghabiskan belasan tahun atau puluhan tahun untuk merancang itu semua. Nah, siapkah Anda dengan semua itu?
Kalau belum, format bisnis waralaba (franchise) mungkin bisa jadi solusi. Sejak kali pertama diperkenalkan di Amerika pada akhir abad XIX, format bisnis ini mengalami perkembangan dan modifikasi hingga akhirnya meluas ke seluruh dunia. Di Indonesia, format waralaba mulai dikenal sekitar tahun 1980-an, bersamaan dengan masuknya berbagai restoran cepat saji ala Amerika Serikat.
Waralaba menjadi cara yang relatif mudah untuk memulai bisnis karena tak perlu repot membangun sistem dan promosi, cukup mengadopsi sistem dari si pewaralaba. Dan bisnis siap dijalankan.
Tengok saja bagaimana jasa minimarket seperti Alfamart, Indomaret atau Lawson bermunculan di mana-mana. Lalu hadir pula Klenger Burger asal Jakarta, Kebab Turki Baba Rafi dari Surabaya hingga waralaba laundry seperti Simply Fresh asal Yogyakarta. Semuanya melebarkan sayap melalui sistem waralaba. Maka wajar saja apabila sistem kemitraan semacam ini banyak dipilih.
Bagi pemberi waralaba (franchisor), konsep ini memberi peluang untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar tanpa sokongan modal yang terlalu besar. Pemberi waralaba punya kepentingan untuk melakukan ekspansi dan menutup pasar agar tak banyak diisi oleh pesaing.
Sementara itu, bagi penerima waralaba (franchisee) konsep ini juga menguntungkan karena memperkecil risiko kegagalan. Penerima waralaba tak perlu repot berpromosi karena masyarakat sudah cukup familier dengan produk yang ditawarkan, dengan begitu ada jaminan bahwa produknya diminati pasar. (as/dari berbagai sumber) Bisnis Waralaba Untuk Pemula



2 komentar:

  1. keren banget tipsnya. blog yang seperti ini yang saya suka..selalu memberikan informasi yang bermanfaat untuk para pembaca..update trus sob by
    Cara mendapatkan uang dari internet

    BalasHapus
  2. trims banget untuk tipsnya. blog seperti ini yang saya suka..selalu memberikan informasi yang bermanfaat untuk para pembaca..update trus sob by
    cara menghasilkan uang dari internet

    BalasHapus

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top