SUKSES DI USIA MUDA MENGAPA TIDAK

SUKSES DI USIA MUDA MENGAPA TIDAK



Tidak diragukan lagi bahwa banyak remaja dan anak muda di dunia berpikir memiliki usaha sendiri dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka dibandingkan harus meniti karir dari awal.

Anda ingin sukses? Harus mengikuti semua proses yang ada. Demikian halnya jika Anda ingin sukses dalam waktu cepat dan tepat,tahapan demi tahapan tetap harus Anda lewati.Banyak pengusaha muda yang mendapat ide bisnis dari hal sederhana yang mereka temui sehari-hari ,

.

“Kalau bisa sukses diusia muda, kenapa mesti tunggu tua. Bukan untuk sukses sekarang, tetapi untuk sukses secepat mungkin, lebih cepat dari biasanya. Artinya, kesuksesan itu adalah sebuah proses. Butuh proses untuk mencapai kesuksesan yang diinginkan,” demikian dikatakan entrepreneur muda, Billy Boen, dihadapan para pegiat kewirausahaan sosial, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Billy Boen adalah salah satu wirausahawan Indonesia yang sudah sukses diusia muda. Lahir di Jakarta pada 13 Agustus 1978, lulusan Utah State University Amerika Serikat ini telah menjadi pimpinan di beberapa perusahaan. Bahkan diusianya ke-26 tahun, Billy dinobatkan menjadi general manager (GM) termuda di dunia, saat dia tunjuk menjadi GM di PT Oakley Indonesia pada 2005 lalu. Billy jugalah yang mendirikan Jakarta International Management (JIM) bersama Rudhy Buntaram, pemilik Optik Seis, Billy, pada akhir 2006 dan Jakarta International Consulting (JIC) pada akhir 2009.

Pada April 2009, Presiden Direktur Rolling Stone Cafe Jakarta tersebut menuliskan tips dan kunci suksesnya, khusus untuk anak muda, yang dirangkumnya dalam buku “Young On Top”. Buku ini bahkan dicetak ulang sebanyak lima kali hanya dalam lima bulan pertama pasca diluncurkan.

Billy yang menyelesaikan pendidikan S-1 bidang manajemen dari Utah State University (USU), Amerika Serikat, hanya dalam waktu 2 tahun 8 bulan. Studi S-2 pun yang hanya dalam tempo satu tahun, dengan predikat cum laude.

Berikut kunci Young On Top dari Billy:

Pertama, bisnis tidak mudah, apalagi bisnis berbasis sosial. “Untuk membangun dan mengembangkan sebuah bisnis biasa saja sudah susah, apalagi harus berbagi kepada orang lain (sosial),” kata Billy. “Jadi, menjalankan sebuah bisnis memang membutuhkan kemauan, keuletan, dan kerja keras, apalagi harus berbagi.”

Kedua, memiliki tujuan bisnis yang mulia. Menurut Billy, ketika seseorang hendak membangun sebuah bisnis, maka harus memiliki tujuan yang mulia, yakni dapat memberikan manfaat atau benefit yang banyak untuk orang lain. “Saya yakin, bapak ibu sebagai pelaku kewirausahaan sosial sudah melakukan ini semua. Sesungguhnya, tujuan yang mulai dari bisnis itu, yakni bisa bermanfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Ketiga, Passion. Kebanyakan orang memulai sebuah bisnis adalah dari opportunity atau dari meniru. Padahal, dalam membuat bisnis apapun juga, harus dimulai dari diri sendiri dulu-passion. “Passion itu bukan sesuatu yang kita ingini, bukan sesuatu yang kita mahiri, tetapi sesuatu yang kita cintai.”

Keempat, BIG Dreams. “Ketika saya memulai bisnis, saya memiliki mimpi yang tinggi. Mimpi itu gratis, silahkan bermimpi terhadap bisnis yang Anda rencanakan,” sebut Billy.

Kelima, Great Attitude. Menurut Billy, orang sukses adalah mereka-mereka yang punya karakter yang baik. Dal hal ini, yang ditegaskan adalah soal sikap disiplin. “Jika sikap ini Anda tanamkan dan jalankan dengan baik, maka apa yang Anda rencanakan atau Anda jalankan pun akan sesuai dengan yang Anda inginkan. Akan sukses ‘tepat’ pada waktunya,” pungkas Billy. [pius klobor]





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top